Karya Indonesia – Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Jakarta (FIKK UNJ), Prof. Nofi Marlina Siregar, hadir sebagai narasumber dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Pengurus Besar Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia.
Kegiatan yang berlangsung di Pondok Rangi Lt. II, Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat ini mengangkat tema “Analisis dan Persepsi Akademisi Olahraga Terkait Domino dari Permainan Tradisional Menjadi Olahraga Prestasi”.
FGD tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kajian ilmiah terkait arah kebijakan dan pengembangan olahraga domino dalam kerangka sistem pembinaan olahraga nasional.
Sejumlah akademisi, praktisi, serta pengurus organisasi olahraga hadir untuk membedah peluang dan tantangan domino dalam proses transformasinya menuju cabang olahraga prestasi yang terstruktur dan kompetitif.
Dalam pemaparannya, Prof. Nofi menegaskan bahwa legitimasi suatu cabang olahraga tidak dapat dilepaskan dari pendekatan akademik yang sistematis.
Menurutnya, pengembangan domino harus bertumpu pada fondasi ilmiah yang mencakup regulasi permainan, sistem kompetisi yang jelas, pembinaan atlet berjenjang, serta dukungan sport science.
“Cabang olahraga yang ingin berkembang secara nasional hingga internasional harus memiliki basis kajian ilmiah yang komprehensif.
Domino memiliki potensi besar, namun perlu penguatan dalam sistem pembinaan, standardisasi aturan, serta dukungan riset untuk menjamin keberlanjutan dan prestasinya,” ujarnya dalam forum diskusi.
Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara organisasi olahraga dan perguruan tinggi.
Menurutnya, institusi akademik memiliki kapasitas dalam menyusun rekomendasi berbasis data dan hasil penelitian, sehingga kebijakan yang dihasilkan tidak semata-mata bersifat administratif, melainkan berbasis evidensi ilmiah.
Sebagai dekan FIKK UNJ, Prof. Nofi menyatakan kesiapan pihaknya untuk berkontribusi melalui riset, pendampingan penyusunan kurikulum pelatihan, hingga pengembangan model pembinaan atlet yang terukur.
Sinergi tersebut dinilai krusial agar domino mampu bertransformasi secara sistematis dan diakui dalam ekosistem olahraga nasional.
Melalui FGD ini, PB PORDI berharap dapat merumuskan strategi konkret yang menjadi pijakan dalam pengembangan domino sebagai olahraga prestasi.
Penguatan tata kelola organisasi, sistem kompetisi berjenjang, serta pembinaan atlet menjadi fokus utama dalam pembahasan.
Partisipasi Prof. Nofi Marlina Siregar dalam forum tersebut sekaligus menegaskan komitmen FIKK UNJ untuk mendukung pengembangan cabang olahraga potensial berbasis ilmu pengetahuan dan inovasi.
Keterlibatan akademisi diharapkan mampu mempercepat lahirnya kebijakan yang adaptif, terukur, dan berkelanjutan dalam sistem keolahragaan nasional.
