Karya Indonesia – Anggota MPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Rachel Maryam, menegaskan komitmennya dalam mendorong Program Sekolah Rakyat sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai Empat Pilar MPR RI dalam bidang pendidikan.
Hal tersebut disampaikan Rachel saat menggelar kegiatan sosialisasi Empat Pilar, Sabtu, 14 Februari di Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Ia menyebut pendidikan sebagai fondasi utama dalam membangun karakter bangsa sekaligus sarana strategis untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini.
“Sekolah Rakyat bukan hanya soal akses pendidikan, tetapi juga tentang membentuk generasi yang memahami jati diri bangsa dan nilai-nilai kebangsaan,” ujar Rachel.
Menurutnya, Empat Pilar MPR RI yang meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika harus diimplementasikan secara nyata dalam sistem pendidikan nasional.
Ia menilai, Program Sekolah Rakyat dapat menjadi sarana pemerataan pendidikan, khususnya bagi masyarakat kurang mampu, sehingga prinsip keadilan sosial benar-benar terwujud.
Rachel menegaskan bahwa negara memiliki tanggung jawab konstitusional untuk memastikan setiap warga negara mendapatkan pendidikan yang layak.
Lebih lanjut, ia mendorong agar kurikulum di Sekolah Rakyat tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga penguatan karakter, wawasan kebangsaan, serta semangat gotong royong.
Dengan demikian, peserta didik tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas dan kepedulian sosial.
“Implementasi Empat Pilar harus terasa dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di lingkungan sekolah. Pendidikan adalah investasi jangka panjang untuk menjaga persatuan dan keutuhan bangsa,” tegasnya.
Rachel berharap, melalui dukungan berbagai pihak, Program Sekolah Rakyat dapat berjalan optimal dan menjadi salah satu solusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia, sekaligus memperkokoh nilai-nilai kebangsaan di tengah tantangan zaman.
