Karya Indonesia – Produk kreatif asli Kabupaten Bojonegoro kembali mencatatkan prestasi membanggakan di kancah internasional.
Melalui sentuhan tangan dingin desainer lokal, Arva. Batik Bojonegoro kini tak hanya menjadi identitas budaya daerah, tetapi juga mulai dilirik pasar mancanegara.
Mengandalkan inovasi sebagai kekuatan utama, Arva menghadirkan batik khas Bumi Angling Dharma dalam berbagai konsep busana modern.
Mulai dari koleksi ready to wear, seragam kantor, hingga gaun pesta elegan, seluruh karya tersebut dikemas dengan identitas eksklusif bertajuk “Baju Cantik & Exclusive by Arva Designer”.
Kiprah Arva di dunia fesyen semakin bersinar setelah karyanya mendapat sambutan positif di berbagai ajang internasional.
Sebelumnya, ia dipercaya sebagai Duta Batik Jawa Timur untuk memperkenalkan motif Tengul, Kayangan Api, dan Bunga Rosella di Bangkok, Thailand.
Penampilan batik Bojonegoro kala itu mendapat apresiasi hangat, termasuk dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) setempat.
Prestasi terbaru kembali diraih pada Oktober 2025. Dalam ajang bergengsi ASEAN Growth Summit and Changemakers Day yang berlangsung di Hyatt Regency Kuala Lumpur, Malaysia, Arva memperkenalkan batik bermotif Burung Mliwis, Kayangan Api, dan Tengul.
Karya-karya tersebut berhasil mencuri perhatian para delegasi dari berbagai negara Asia Tenggara.
Keunikan strategi pemasaran menjadi salah satu kunci keberhasilan Arva. Ia memberikan layanan desain busana secara gratis bagi setiap pembeli kain batik.
Inovasi ini terbukti efektif saat Arva mengikuti pameran internasional Trade Expo Indonesia (TEI).
“Pembeli tidak perlu lagi bingung menentukan model pakaian. Ini membuat stan kami selalu ramai. Bahkan, ada pengunjung dari Amerika yang langsung membeli produk jadi, serta pesanan khusus dari Jepang yang terus berdatangan. Permintaan juga datang dari Kalimantan, Makassar, hingga Bali,” ungkap Arva.
Kesuksesan tersebut juga ditopang oleh kolaborasi dengan berbagai pihak. Saat ini, Arva tengah menjalin sinergi dengan Asisten Deputi Kementerian Koordinator Perekonomian serta Yayasan Mitra Desa Nusantara guna memperkuat rantai pasok dan memperluas pemasaran produk unggulan Bojonegoro.
Kemampuan desain Arva pun terbukti secara kompetitif. Pada September 2025, ia berhasil meraih Juara I Terbaik kategori Terinovatif se-Jawa Timur melalui karya motif bunga dan Kayangan Api yang dirancang secara khusus.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus memberikan dukungan terhadap pelaku UMKM dan desainer lokal agar mampu bersaing di tingkat global.
Keberhasilan Arva diharapkan menjadi inspirasi bagi kreator lainnya untuk terus mengembangkan potensi Batik Bojonegoro.
“Bangga memakai batik lokal, dari Bojonegoro untuk Indonesia dan dunia,” pungkas Arva.
