Karya Indonesia — Setelah melemah selama dua hari berturut-turut, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sebelumnya berhasil bangkit dan ditutup menguat 1,18 persen ke level 8.329,61.
Penguatan IHSG dipimpin oleh saham-saham sektor Transportation & Logistics yang melonjak 6,14 persen, disusul sektor Financials yang menguat 3,05 persen.
Namun demikian, data PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk mencatat bahwa investor asing masih membukukan net sell sebesar Rp1,87 triliun di pasar reguler. Adapun saham-saham yang paling banyak dilepas asing antara lain TLKM, PTRO, BUMI, IMPC, dan BBNI.
Direktur Reliance Sekuritas Indonesia, Reza Priyambada, menyampaikan bahwa penguatan IHSG didorong oleh sentimen positif dari kesepakatan para pemangku kepentingan untuk mempercepat reformasi aturan dan kebijakan terkait free float di bursa saham domestik.
“Sentimen positif disebabkan oleh langkah pemangku kepentingan dan pihak terkait yang sepakat mempercepat reformasi aturan free float, sebagai tindak lanjut dari pernyataan MSCI,” ujar Reza pada Senin, 2 Februari 2026.
Di sisi lain, pasar saham global memberikan tekanan. Indeks utama Wall Street ditutup mayoritas melemah. Menurut Reza, pelemahan tersebut dipicu oleh penurunan tajam harga logam mulia serta rilis data inflasi AS yang lebih tinggi dari perkiraan.
“Selain itu, pengumuman Warsh sebagai Ketua The Fed turut menjadi katalis negatif bagi pasar global,” tambahnya.
Meski demikian, Reliance Sekuritas memproyeksikan IHSG pada perdagangan Senin, 2 Februari 2026, akan bergerak pada kisaran support 8.238 dan resistance 8.408, dengan kecenderungan menguat.
“Secara teknikal, candle terakhir IHSG membentuk pola two white soldier yang merupakan sinyal bullish, mendekati MA80 serta indikator Stochastic yang membentuk golden cross. Dengan demikian, kami memproyeksikan IHSG berpotensi melanjutkan penguatan,” jelas Reza.
Seiring dengan proyeksi tersebut, analis Reliance Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham potensial yang menarik untuk dicermati investor, yaitu GGRM, UNVR, INDF, dan SCMA.
