Menu

Dark Mode
Dua Pelaku Pelecehan Seksual Anak Disabilitas di Jakarta Timur Ditangkap Polisi

Internasional

Turki Siap Jadi Mediator Iran–AS, Tolak Perang Baru di Kawasan

Perbesar

Karya Indonesia — Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan menyatakan kesiapan negaranya untuk bertindak sebagai mediator antara Iran dan Amerika Serikat di tengah meningkatnya ketegangan terkait Teheran.

Pernyataan tersebut disampaikan Erdogan saat melakukan kunjungan resmi ke Arab Saudi, Selasa.

Erdogan menegaskan bahwa Ankara menolak keras kemungkinan pecahnya perang baru di kawasan dan mendorong penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi serta dialog konstruktif. Turkiye, kata dia, siap memfasilitasi pembicaraan antara Washington dan Teheran.

“Kami sama sekali tidak menginginkan perang baru di kawasan ini dan mengadvokasi penyelesaian melalui akal sehat serta dialog,” ujar Erdogan, seperti dikutip harian Turkiye, Sabah.

Selain itu, Erdogan menekankan pentingnya konsultasi dan koordinasi berkelanjutan dengan negara-negara kawasan, termasuk Arab Saudi dan Pakistan, guna mencegah eskalasi ketegangan yang berpotensi memicu konflik lebih luas di Timur Tengah.

Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya dinamika keamanan regional, setelah Gedung Putih menyatakan bahwa Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) telah menembak jatuh sebuah drone Iran yang diduga bertindak agresif terhadap kapal perang AS.

Sebelumnya, pada Januari lalu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa “armada besar” tengah bergerak menuju Iran. Trump menyatakan harapannya agar Teheran bersedia kembali ke meja perundingan dan menandatangani kesepakatan yang ia sebut sebagai “adil dan setara”, termasuk mencakup penghapusan total senjata nuklir.

Trump juga memperingatkan bahwa apabila tidak tercapai kesepakatan terkait program nuklir Iran, maka serangan AS di masa depan terhadap negara tersebut akan “jauh lebih buruk” dibandingkan serangan-serangan sebelumnya.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

PBB Nilai Intervensi Militer AS di Venezuela Langgar Piagam, Picu Kecaman Publik Global

7 January 2026 - 11:23 WIB

Pakar Hukum Nilai Penangkapan Presiden Venezuela oleh AS Langgar Hukum Internasional

6 January 2026 - 08:54 WIB

Sekjen PBB Telepon Maduro, Serukan Penurunan Eskalasi Usai AS Berlakukan Blokade Minyak Venezuela

18 December 2025 - 12:29 WIB

New York Tingkatkan Keamanan Perayaan Hanukkah Usai Penembakan Massal di Sydney

16 December 2025 - 19:00 WIB

Netanyahu Surati PM Australia, Peringatkan Pengakuan Palestina Picu Anti-Semitisme

15 December 2025 - 14:41 WIB

Trending on Internasional