Karya Indonesia – Anggota DPR RI sekaligus Anggota MPR RI, Rachel Maryam Sayidina, menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu langkah strategis dalam membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Menurutnya, program tersebut sejalan dengan semangat pengamalan nilai-nilai Empat Pilar MPR RI, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.
Hal itu disampaikan Rachel Maryam saat kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di daerah Jawa Barat II yang meliputi Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat.
Ia menilai bahwa pemenuhan gizi anak-anak Indonesia tidak hanya berkaitan dengan kesehatan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan keadilan sosial sebagaimana diamanatkan dalam Pancasila.
“Program Makan Bergizi Gratis bukan hanya tentang menyediakan makanan bagi anak-anak, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Ini adalah bentuk nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila, khususnya sila kelima tentang keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujar Rachel.
Menurut legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Barat II tersebut, negara memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap anak memperoleh kesempatan yang sama dalam tumbuh dan berkembang. Dengan asupan gizi yang baik, anak-anak diharapkan mampu belajar secara optimal dan menjadi generasi penerus yang siap menghadapi tantangan masa depan.
Rachel menjelaskan bahwa semangat Empat Pilar MPR RI harus diwujudkan melalui kebijakan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Salah satunya adalah program yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan anak sejak usia dini.
Ia menambahkan, implementasi UUD 1945 menegaskan bahwa negara berkewajiban mencerdaskan kehidupan bangsa. Karena itu, pemenuhan kebutuhan gizi menjadi bagian penting dalam mendukung tercapainya tujuan tersebut.
Selain itu, Rachel menilai Program MBG juga memperkuat persatuan bangsa. Menurutnya, anak-anak dari berbagai latar belakang sosial, ekonomi, maupun budaya memiliki hak yang sama untuk memperoleh makanan bergizi dan pendidikan yang layak sebagai wujud semangat Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI.
“Ketika seluruh anak Indonesia mendapatkan kesempatan yang sama untuk tumbuh sehat dan belajar dengan baik, kita sedang memperkuat fondasi bangsa. Persatuan tidak hanya dibangun melalui semangat kebangsaan, tetapi juga melalui pemerataan kesempatan bagi seluruh warga negara,” katanya.
Rachel juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan Program MBG agar berjalan transparan, tepat sasaran, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi peserta didik di seluruh Indonesia.
Menurutnya, keberhasilan program tersebut membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, orang tua, serta masyarakat agar tujuan menciptakan generasi Indonesia yang unggul benar-benar dapat diwujudkan.
Melalui sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Rachel berharap masyarakat semakin memahami bahwa nilai-nilai kebangsaan tidak hanya menjadi konsep dalam kehidupan bernegara, tetapi juga harus diwujudkan dalam berbagai kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan rakyat, termasuk melalui Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu upaya membangun masa depan Indonesia yang lebih sehat, cerdas, dan berdaya saing.
