Karya Indonesia — Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad bersama jajaran pimpinan DPR RI menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah lembaga ekonomi nasional guna membahas kondisi pertumbuhan ekonomi serta langkah mitigasi menghadapi tantangan yang berkembang.
Pertemuan tersebut melibatkan Dewan Ekonomi Nasional, Bank Indonesia, Kementerian Keuangan Republik Indonesia, serta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia.
Dalam konferensi pers di kompleks parlemen, Jakarta, Senin, Dasco menyampaikan bahwa forum tersebut membahas berbagai solusi yang perlu diambil untuk mengantisipasi dinamika ekonomi yang terjadi belakangan ini.
“Pada hari ini juga sudah disampaikan beberapa solusi terhadap sejumlah hal yang belakangan berkembang,” ujar Dasco.
Salah satu isu utama yang dibahas dalam rapat tersebut adalah harga gas industri yang dinilai memengaruhi daya saing sektor manufaktur dan kondisi ketenagakerjaan.
Menurut Dasco, terdapat kabar positif yang disampaikan Menteri ESDM terkait langkah pemerintah menurunkan kembali harga gas industri setelah sebelumnya mengalami kenaikan.
Ia menilai kebijakan tersebut menjadi angin segar bagi dunia usaha dan pekerja karena tingginya harga gas sempat memunculkan kekhawatiran terhadap potensi perlambatan industri hingga ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK).
Sementara itu, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa pihaknya dalam beberapa hari terakhir telah menerima masukan dari asosiasi industri maupun perwakilan serikat pekerja.
Menurut Bahlil, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk menjaga keberlanjutan sektor industri sekaligus memastikan lapangan pekerjaan tetap terpelihara.
“Kita merumuskan beberapa langkah solutif untuk mengatasi persoalan yang dihadapi teman-teman industri,” ujarnya.
Pemerintah berharap langkah-langkah yang disiapkan dapat menjaga stabilitas sektor industri nasional, memperkuat pertumbuhan ekonomi, serta menciptakan iklim usaha yang lebih kondusif di tengah tantangan global.
