Karya Indonesia — Analis komunikasi politik, Hendri Satrio menilai langkah Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad yang memanggil sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan di bidang ekonomi merupakan bentuk respons terhadap keresahan masyarakat terkait kondisi perekonomian.
Hendri Satrio atau yang akrab disapa Hensa mengatakan langkah tersebut menunjukkan bahwa DPR tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan secara formal, tetapi juga berupaya menindaklanjuti aspirasi publik.
“Sebagai wakil rakyat, apa yang dilakukan Dasco itu bagus. Dia mendengarkan rakyat yang hari-hari ini sedang gelisah soal ekonomi, lalu menindaklanjutinya dengan memanggil pihak-pihak yang memiliki kewenangan di bidang ekonomi seperti Dewan Ekonomi Nasional, Kementerian Keuangan, dan lainnya,” ujarnya di Jakarta, Selasa.
Menurut Hensa, pimpinan DPR perlu semakin aktif menangkap aspirasi masyarakat dan menghubungkannya dengan pengambil kebijakan di pemerintahan agar persoalan publik dapat direspons lebih cepat.
Ia menilai langkah tersebut dapat menjadi contoh bagaimana fungsi pengawasan dijalankan tidak hanya melalui pernyataan politik, tetapi juga lewat forum koordinasi yang berorientasi pada solusi.
“Dia ingin mengetahui apa yang sebenarnya terjadi, bagaimana penjelasan pemerintah, dan langkah yang dapat diambil. Rakyat membutuhkan wakil yang tidak hanya berbicara, tetapi juga mencari jawaban,” katanya.
Pendiri Lembaga Survei KedaiKOPI itu menambahkan bahwa respons terhadap persoalan publik perlu diwujudkan dalam langkah nyata, termasuk terhadap isu ekonomi yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.
Menurut dia, ketika masyarakat menghadapi tekanan ekonomi, wakil rakyat perlu hadir untuk mencari jalan keluar dan memastikan kebijakan yang diambil mampu menjaga kesejahteraan publik.
“Kalau rakyat sedang gelisah soal ekonomi, maka wakil rakyat harus ikut gelisah. Bukan dalam arti panik, tetapi aktif mencari jalan keluar. Pada akhirnya, tujuan politik adalah bagaimana membuat rakyat lebih sejahtera,” ujarnya.
Hensa juga mengingatkan agar langkah tersebut tidak berhenti pada forum atau rapat semata. Ia menilai tindak lanjut menjadi faktor penting agar masyarakat mengetahui hasil pembahasan dan dampaknya terhadap kehidupan mereka.
“Yang penting jangan berhenti pada forum atau rapat saja. Setelah dipanggil harus ada tindak lanjut karena publik perlu tahu apa hasilnya, apa solusi yang disiapkan, dan bagaimana dampaknya untuk masyarakat,” katanya.
Sebelumnya, Sufmi Dasco Ahmad bersama jajaran pimpinan DPR RI menggelar rapat koordinasi dengan Dewan Ekonomi Nasional, Bank Indonesia, Kementerian Keuangan Republik Indonesia, serta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia untuk membahas pertumbuhan ekonomi dan langkah mitigasi menghadapi dinamika ekonomi dalam beberapa waktu terakhir.
Dalam keterangannya, Dasco menyebut forum tersebut turut membahas sejumlah solusi yang dapat diambil pemerintah sebagai respons terhadap perkembangan ekonomi yang terjadi.
