Karya Indonesia – Bek Timnas Prancis, Ibrahima Konate, menepis pernyataan bintang muda Spanyol, Lamine Yamal, yang menyebut Prancis seharusnya merasa takut menghadapi La Roja jelang semifinal Piala Dunia 2026.
Menurut Konate, Les Bleus tetap fokus mempersiapkan pertandingan dan tidak terpengaruh oleh perang komentar di luar lapangan.
Berbicara dari pemusatan latihan Timnas Prancis di Boston, Konate menegaskan bahwa timnya menghormati kualitas Spanyol, namun tidak memiliki alasan untuk merasa gentar.
“Apakah Prancis takut kepada Spanyol? Tidak. Kami tidak terlalu memikirkan apa yang dikatakan sebelum pertandingan. Yang terpenting adalah tetap rendah hati dan fokus pada persiapan,” ujar Konate kepada wartawan.
Bek yang kini memperkuat Real Madrid itu mengatakan setiap pemain berhak menyampaikan pendapatnya. Namun, menurutnya, hasil pertandingan hanya akan ditentukan oleh penampilan di atas lapangan.
“Lamine boleh mengatakan apa pun yang dia inginkan. Kami akan mempersiapkan diri sebaik mungkin dan berharap hasil akhirnya berpihak kepada kami,” katanya.
Waspadai Kekuatan Kolektif Spanyol
Konate menilai ancaman terbesar Spanyol bukan hanya berasal dari Lamine Yamal. Ia justru melihat kekuatan utama La Roja terletak pada permainan kolektif yang telah menjadi ciri khas mereka selama beberapa tahun terakhir.
Menurutnya, Prancis tidak akan menyusun strategi hanya untuk menghentikan satu pemain.
“Spanyol memiliki banyak pemain berkualitas. Jika kami hanya fokus kepada Lamine, itu justru akan menjadi kesalahan. Kami harus mewaspadai seluruh tim karena semua pemain mereka bisa menciptakan bahaya,” jelasnya.
Singgung Kekalahan di Euro 2024
Konate juga menyinggung kekalahan Prancis dari Spanyol pada semifinal Euro 2024. Ia menilai hasil tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan kekuatan sesungguhnya Les Bleus karena saat itu lini pertahanan Prancis masih belum memiliki kekompakan.
“Pertandingan itu memang sangat sulit. Namun jika melihat kondisi saat itu, banyak pemain bertahan yang baru pertama kali bermain bersama sehingga chemistry belum terbentuk dengan baik. Situasinya tentu berbeda dengan sekarang,” ungkapnya.
Ia optimistis pengalaman yang dimiliki skuad Prancis saat ini membuat tim asuhan Didier Deschamps lebih siap menghadapi laga besar melawan Spanyol.
Duel Dua Kekuatan Eropa
Semifinal Piala Dunia 2026 diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling bergengsi di turnamen. Spanyol datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menyingkirkan Belgia, sementara Prancis berhasil melaju dengan performa yang semakin solid.
Pertemuan kedua tim juga menjadi ajang pembuktian setelah Spanyol unggul dalam beberapa duel terakhir, termasuk kemenangan di semifinal Euro 2024.
Meski demikian, Konate menegaskan Prancis tidak akan terbebani oleh catatan masa lalu. Fokus utama Les Bleus adalah menampilkan permainan terbaik demi mengamankan tiket menuju final Piala Dunia 2026.
“Kami menghormati Spanyol, tetapi kami juga percaya pada kualitas tim sendiri. Di pertandingan seperti ini, yang menentukan adalah apa yang dilakukan selama 90 menit di lapangan,” tutup Konate.
