Karya Indonesia – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyampaikan dukacita mendalam dan menyatakan dukungan penuh kepada keluarga Oden Sumantri (47 tahun), pegawai Kemendagri yang menjadi salah satu korban hilang akibat bencana longsor di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (5/7) sore.
Oden merupakan tenaga pengemudi di Biro Umum Kemendagri, yang saat kejadian tengah memancing di area pemancingan Gang Dolar, Kampung Ciletuh, Desa Cipayung Girang, Kecamatan Megamendung.
“Kami telah berkomunikasi langsung dengan keluarga korban di lokasi pencarian. Kementerian memastikan perhatian dan dukungan penuh bagi keluarga yang ditinggalkan,” ujar Kepala Biro Umum Kemendagri, Asmawa Tosepu, Minggu (6/7).
Asmawa yang juga pernah menjabat sebagai Pj Bupati Bogor 2024, turut memantau perkembangan pencarian di lapangan dan menyampaikan keprihatinan atas musibah ini.
Kronologi Kejadian
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bogor, Ade Hasrat, menjelaskan bahwa longsor terjadi sekitar pukul 18.30 WIB, dipicu oleh peningkatan debit air Sungai Ciesek. Menurut keterangan saksi, korban telah diperingatkan untuk berpindah karena kondisi air meningkat, namun tetap berada di lokasi hingga akhirnya tertimbun material longsor atau terbawa arus sungai.
“Upaya pencarian dilakukan sejak pagi oleh tim gabungan, namun terpaksa dihentikan sementara pukul 16.00 WIB karena cuaca buruk. Akan dilanjutkan pada Senin, 7 Juli,” jelas Ade.
Upaya Pencarian
Tim SAR gabungan terdiri dari:
BPBD Kabupaten Bogor
Aparatur desa, RT/RW
Pemadam Kebakaran (Damkar)
Babinsa dan Babinmas
Relawan, masyarakat sekitar, serta Brimob SAR
Oden Sumantri tercatat sebagai warga Kampung Kelapa RT 04 RW 04, Desa Rawapanjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor. Saat kejadian, ia mengenakan pakaian putih.
Korban Longsor Puncak
Oden merupakan satu dari empat korban dalam tiga titik lokasi longsor berbeda di kawasan Puncak. Tiga korban lainnya telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara pencarian terhadap Oden masih terus dilakukan.
