Karya Indonesia – Arus lalu lintas di Jalan MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur, hingga kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, terpantau ramai lancar pada Kamis (27/8/2026) pagi.
Kondisi tersebut terjadi menjelang rencana aksi penyampaian aspirasi di depan Gedung DPR/MPR RI.
Pantauan sejak sekitar pukul 07.21 WIB menunjukkan kendaraan dari kawasan Cawang, mulai dari Cililitan hingga UKI menuju Jalan MT Haryono, dapat bergerak dengan kecepatan normal. Tidak terlihat antrean kendaraan maupun kemacetan panjang.
Memasuki Jalan MT Haryono, kondisi serupa juga terlihat. Arus kendaraan di sekitar depan Gedung BNN RI masih mengalir dengan lancar.
Perjalanan menuju arah Pancoran juga relatif terkendali. Di simpang Pancoran memang terdapat sedikit perlambatan akibat lampu lalu lintas, tetapi tidak sampai menimbulkan kemacetan panjang.
Kondisi lalu lintas kembali lancar hingga kawasan menjelang Simpang Kuningan. Arus kendaraan terpantau bergerak baik di kedua arah, baik menuju Senayan maupun Cawang.
Sementara itu, ruas Jalan Tol Dalam Kota (Dalkot) juga terlihat lancar. Kendaraan dapat melintas tanpa hambatan berarti.
Polisi Pastikan Belum Ada Penutupan Jalan
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya sebelumnya memastikan kondisi lalu lintas Jakarta menjelang aksi unjuk rasa berjalan normal dan kondusif.
Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Firman Darmansyah mengatakan situasi keamanan dan lalu lintas pada Kamis pagi masih terkendali.
“Situasi lalu lintas pada hari Kamis, 27 Agustus 2026, dipastikan aman, terkendali, serta berjalan normal dan kondusif,” kata Firman kepada wartawan, Kamis (27/8/2026).
Firman menegaskan hingga saat ini tidak terdapat penutupan jalan di sekitar lokasi aksi.
“Dengan ini kami menginformasikan bahwa tidak ada penutupan jalan di sekitar lokasi. Rekayasa maupun pengalihan arus lalu lintas hanya akan diberlakukan secara situasional menyesuaikan kondisi di lapangan,” ujarnya.
Dengan demikian, masyarakat yang melintas di sejumlah ruas jalan menuju kawasan Senayan dan Jakarta Selatan masih dapat beraktivitas seperti biasa. Kepolisian tetap memantau perkembangan situasi dan menyiapkan rekayasa lalu lintas apabila kondisi di lapangan membutuhkan penyesuaian.
