Karya Indonesia – Ketegangan antara Iran dan Israel kembali meningkat setelah Teheran dilaporkan meluncurkan serangan rudal ke arah wilayah Israel. Serangan ini terjadi tak lama setelah pengangkatan pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei.
Dilansir kantor berita AFP, Senin (9/3/2026), televisi pemerintah Iran Islamic Republic of Iran Broadcasting (IRIB) melaporkan bahwa Iran meluncurkan gelombang pertama rudal ke arah Israel di bawah kepemimpinan Ayatollah Mojtaba Khamenei.
“Iran meluncurkan gelombang pertama rudal di bawah kepemimpinan Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei ke arah wilayah pendudukan,” demikian pernyataan IRIB melalui kanal Telegram resminya.
Laporan tersebut tidak merinci kota atau wilayah mana di Israel yang menjadi target serangan rudal tersebut. Dalam unggahan yang sama, IRIB juga menampilkan gambar sebuah proyektil dengan tulisan slogan “At Your Command, Sayyid Mojtaba”.
Sebelumnya, Majelis Pakar Iran secara resmi menetapkan Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi Iran yang baru, menggantikan ayahnya, Ali Khamenei, yang sebelumnya memimpin negara tersebut selama beberapa dekade.
Nama Mojtaba Khamenei memang telah lama disebut sebagai kandidat kuat untuk meneruskan kepemimpinan tertinggi di Iran.
Sementara itu, pemerintah Israel menyatakan akan terus memantau perkembangan kepemimpinan baru di Iran. Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menegaskan bahwa setiap pemimpin Iran yang dianggap mengancam Israel akan menjadi target militer negaranya.
“Setiap pemimpin yang ditunjuk oleh rezim Iran untuk melanjutkan rencana menghancurkan Israel, mengancam Amerika Serikat dan negara-negara di kawasan, akan menjadi target yang jelas untuk dieliminasi,” ujar Katz dalam pernyataannya yang dikutip Al Jazeera.
Ia juga menegaskan bahwa ancaman tersebut berlaku bagi siapa pun yang memimpin Iran dan di mana pun mereka berada.
Pernyataan keras tersebut menambah ketegangan di kawasan Timur Tengah, yang dalam beberapa waktu terakhir terus diliputi eskalasi konflik antara Iran dan Israel.
